Naskah Pembina Upacara: Kita Hidup Lebih Bebas dari Kartini, Tapi Sudahkah Kita Memanfaatkannya?
Bismillahirrahmanirrahim… Setiap tulisan ini lahir dari harapan, semoga menjadi manfaat, penguat hati, dan pengingat bahwa dalam setiap keadaan, Allah selalu dekat. Judul : Kita Hidup Lebih Bebas dari Kartini, Tapi Sudahkah Kita Memanfaatkannya? Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. Anak-anakku yang saya banggakan. Hari ini kita memperingati Hari Kartini. Sebuah nama besar, Raden Ajeng Kartini, yang sering kita dengar setiap tanggal 21 April. Namun sering kali, kita hanya mengenangnya sebatas seremonial. Padahal di balik itu, ada perjuangan yang sangat dalam. Pada masa itu, perempuan hidup dalam keterbatasan. Bahkan ada istilah yang sangat terkenal, bahwa perempuan hanya mengenal sumur, dapur, dan kasur. Artinya, ruang gerak perempuan hanya di sekitar itu saja. Tidak diberi kesempatan untuk belajar tinggi, tidak diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, dan tidak dianggap penting dalam pendidikan. Namun Kartini tidak meneri...