Amanat Pembina Upacara

 


Tema: Menyambut Ramadhan di Era Gadget


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua.


Anak-anakku yang saya banggakan,


Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Bulan yang Allah hadirkan sebagai waktu terbaik untuk memperbaiki diri, melatih kesabaran, dan menata ulang kebiasaan hidup kita.


Namun, anak-anakku, mari kita jujur pada diri sendiri. Di era sekarang, puasa kita sering kali bukan hanya diuji oleh lapar dan haus, tetapi juga oleh gadget di tangan kita. Bangun tidur yang pertama dicari bukan air wudu, tapi ponsel. Waktu luang yang seharusnya diisi dengan membaca atau beribadah, justru habis untuk scroll tanpa tujuan.


Ramadhan hadir untuk mengingatkan kita:

jika lapar saja bisa kita tahan, mengapa jempol kita tidak?


Puasa mengajarkan pengendalian diri. Bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari penggunaan gadget yang berlebihan. Tidak semua notifikasi harus segera dibuka, tidak semua video harus ditonton, dan tidak semua komentar harus dibalas.


Anak-anakku,


Gadget pada dasarnya bukan musuh. Gadget bisa menjadi sarana belajar, mencari ilmu, bahkan sarana berbuat kebaikan. Namun ketika gadget menguasai waktu, mengganggu belajar, membuat kita lalai shalat, atau menjauhkan kita dari keluarga dan lingkungan sekitar, saat itulah gadget berubah menjadi masalah.


Di bulan Ramadhan ini, mari kita jadikan puasa sebagai latihan digital self-control:

• Gunakan gadget untuk hal yang bermanfaat.

• Batasi waktu bermain media sosial.

• Ganti sebagian waktu layar dengan membaca, berdzikir, atau membantu orang tua.

• Hadirkan adab saat menggunakan teknologi, sebagaimana adab kita saat berinteraksi langsung.


Ingatlah, anak-anakku,

Ramadhan bukan sekadar mengubah jam makan, tetapi mengubah kebiasaan. Jika selama ini gadget mengendalikan kita, maka Ramadhan adalah momen untuk membuktikan bahwa kitalah yang seharusnya mengendalikan gadget.


Semoga Ramadhan kali ini menjadikan kita pribadi yang lebih disiplin, lebih fokus belajar, lebih peka terhadap sekitar, dan lebih dekat kepada Allah SWT.


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

By : Nur Auliah Uly

Sumber: Saluran Ruang Ajar Guru 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Ambil Uang DANA di ATM Tanpa Kartu (Mudah & Aman)

CARA LAPOR SPT TAHUNAN DI CORETAX

Laporan Produktivitas Guru MI