Tugu Khatulistiwa

Tugu Khatulistiwa atau dalam bahasa Inggris : Equator Monument, adalah sebuah bangunan yang berfungsi sebagai penanda area atau titik yang dilewati garis khatulistiwa. [1] Tugu ini juga merupakan salah satu tempat bersejarah yang terdapat di Kalimantan Barat, serta menjadi objek wisata di Kota Pontianak. Selain sebagai tempat wisata, tugu ini berfungsi sebagai sumber pembelajaran karena merupakan lokasi penelitian astronomi dan juga untuk wisata edukasi.

Tugu ini berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Lokasinya berada sekitar 3 km dari pusat Kota Pontianak, ke arah Kota Mempawah dan Singkawang.

Sejarah mengenai pembangunan tugu ini dapat dibaca pada catatan yang terdapat di dalam gedung. Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941 dari V. en. W oleh Opzichter Wiese dikutip dari Bijdragen tot de geographie dari Chef Van den topographischen dienst in Nederlandsch-Indiƫ: Den 31 sten Maart 1928 telah datang di Pontianak satu ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli Geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis equator di Kota Pontianak dengan konstruksi sebagai berikut:

  • Tugu pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan anak panah.
  • Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkarang dan anak panah.
  • Tahun 1938 dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh Opzicter/architech Friedrich Silaban. Tugu asli tersebut dapat dilihat pada bagian dalam.
  • Tahun tahun 1990, kembali Tugu Khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah untuk melindungi tugu asli serta pembuatan duplikat tugu dengan ukuran lima kali lebih besar dari tugu yang aslinya.

Tugu Khatulistiwa diresmikan pada 21 September 1991 oleh Parjoko Suryo Kusomo, yang saat itu menjabat sebagai gubernur Kalimantan Barat. Bangunan ini memiliki kubah yang menyimpan informasi tentang sejarah Tugu Khatulistiwa. Di dalamnya juga terdapat tugu asli dan berbagai benda terkait, seperti objek fotografi hasil reproduksi dan teks yang menceritakan sejarah pembangunan dan berdirinya tugu Khatulistiwa.

Arsitektur Bangunan 

Bangunan tugu terdiri dari 4 buah tonggak kayu belian (kayu besi), masing-masing berdiameter 0,30 meter, dengan ketinggian tonggak bagian depan sebanyak dua buah setinggi 3,05 meter dan tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah penunjuk arah setinggi 4,40 meter.

Diameter lingkaran yang di tengahnya terdapat tulisan EVENAAR (bahasa Belanda yang berarti Equator) sepanjang 2,11 meter. Panjang penunjuk arah 2,15 meter. Tulisan plat di bawah anak panah tertera 109o 20' OLvGr menunjukkan letak berdirinya Tugu Khatulistiwa pada Garis Bujur Timur.

Galeri Gambar 

Tugu Khatulistiwa pada zaman kolonial Belanda (Sebelum tahun 1950)

Miniatur Tugu Khatulistiwa (2013)

Tugu khatulistiwa pada tahun 2024

 

Sumber:  https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tugu_Khatulistiwa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Ambil Uang DANA di ATM Tanpa Kartu (Mudah & Aman)

CARA LAPOR SPT TAHUNAN DI CORETAX

Laporan Produktivitas Guru MI